Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) kembali melakukan kolaborasi akademiknya melalui penyelenggaraan International Conference UPI–UPSI ke-10 pada 20 November 2025. Konferensi ini menjadi wadah bertemunya para akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk mendiskusikan isu-isu strategis di bidang pendidikan dan pengajaran.

Sebagai rangkaian awal, para delegasi dari kedua universitas mengikuti welcome dinner pada 19 November 2025. Acara ramah tamah ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan, membuka ruang diskusi informal, serta menciptakan suasana hangat sebelum konferensi utama berlangsung.
Konferensi resmi dimulai pukul 08.00 dan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB. Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan masing-masing negara, sebagai simbol penghormatan dan persahabatan antara Indonesia dan Malaysia. Suasana semakin khidmat ketika pimpinan kedua universitas memberikan sambutan, menekankan pentingnya kerja sama yang telah terjalin selama satu dekade serta harapan untuk pengembangan penelitian dan inovasi di masa depan.

Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan keynote speech dari Rektor UPI dan Dekan Fakulti Pengembangan Manusia UPSI yang membahas perkembangan terbaru dalam dunia pendidikan serta tantangan global yang perlu diantisipasi oleh institusi pendidikan tinggi. Sesi ini menjadi sorotan utama karena memberikan perspektif mendalam serta inspirasi bagi peserta konferensi.

Pada paruh kedua acara, konferensi berlanjut dengan parallel sessions yang menampilkan presentasi hasil penelitian dari berbagai bidang. Para pemakalah dan peserta terlibat aktif dalam diskusi akademik yang produktif, berbagi temuan penelitian, serta menjajaki peluang kolaborasi baru.
Konferensi UPI–UPSI ke-10 ini tidak hanya memperkuat hubungan antaru niversitas, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pendidikan di kawasan Asia Tenggara. (Text: Aditya Jakapratama)
