Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan Kepala Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) dalam rangka penjajakan kerja sama strategis di bidang pengembangan kurikulum dan penguatan kapasitas akademik bagi para perwira peserta pendidikan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Partere, Gedung Bumi Siliwangi, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung, Selasa (10/3/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dengan lembaga pendidikan militer, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendekatan akademik yang adaptif dan berbasis kebutuhan zaman. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan berbagai peluang kolaborasi yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.

Foto oleh KKIPP UPI

Fokus utama kerja sama yang dijajaki meliputi pengembangan kurikulum pendidikan bagi para perwira peserta didik di lingkungan Seskoad. Kurikulum yang dirancang diharapkan mampu mengintegrasikan aspek keilmuan, kepemimpinan, serta dinamika global yang relevan dengan tantangan tugas di masa depan.

Selain pengembangan kurikulum, kolaborasi juga berpotensi mencakup sejumlah aktivitas akademik lainnya. Di antaranya adalah peningkatan kemampuan penulisan karya ilmiah bagi peserta pendidikan, penguatan pemahaman metodologi penelitian, pengelolaan jurnal ilmiah, hingga peningkatan akses terhadap berbagai sumber informasi akademik. Hal ini diharapkan dapat mendorong budaya akademik yang lebih kuat di lingkungan pendidikan militer.

Foto oleh KKIPP UPI

Melalui penjajakan kerja sama ini, UPI dan Seskoad berkomitmen untuk membangun kemitraan yang saling menguatkan dalam rangka menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual dan analitis yang mumpuni.

Foto oleh KKIPP UPI

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif serta pertukaran pandangan antara kedua institusi, yang diharapkan menjadi langkah awal menuju realisasi kerja sama konkret di masa mendatang. (Text: Aditya Jakapratama)