Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam rangka berbagi informasi dan pengalaman mengenai manajemen penerimaan mahasiswa asing, baik program reguler maupun nonreguler. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (23/9/2026), pukul 09.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Partere, Gedung Bumi Siliwangi, UPI.
Kunjungan benchmarking ini menjadi wadah bagi kedua perguruan tinggi untuk saling bertukar informasi, pengalaman, serta praktik pengelolaan penerimaan mahasiswa asing dalam mendukung peningkatan kualitas layanan akademik dan internasionalisasi perguruan tinggi.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada sistem dan mekanisme penerimaan mahasiswa asing, mencakup mahasiswa program reguler maupun nonreguler. Diskusi meliputi pengelolaan proses penerimaan, prosedur administrasi, serta berbagai aspek pelayanan yang diperlukan dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan bagi mahasiswa internasional.
Melalui kegiatan ini, Universitas Lambung Mangkurat memperoleh kesempatan untuk mempelajari pengalaman dan praktik pengelolaan penerimaan mahasiswa asing yang diterapkan di UPI. Pertukaran informasi tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan sistem penerimaan mahasiswa internasional yang terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan institusi.
Selain itu, kegiatan benchmarking ini mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam membangun budaya saling belajar dan berbagi praktik baik guna meningkatkan mutu tata kelola pendidikan tinggi, khususnya dalam menghadapi tantangan internasionalisasi pendidikan.

Melalui kunjungan ini, UPI dan Universitas Lambung Mangkurat diharapkan dapat terus memperkuat hubungan kelembagaan serta mendorong peningkatan kualitas pengelolaan pendidikan tinggi yang berorientasi pada perluasan akses dan peningkatan layanan bagi mahasiswa internasional.
Kegiatan benchmarking berlangsung dalam suasana diskusi dan pertukaran informasi yang konstruktif sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi yang berdaya saing di tingkat internasional. (Text: Aditya Jakapratama)
