Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan delegasi Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, pada Jumat, 24 Juli 2026, pukul 08.00 WIB, di Ruang Rapat Partere, Gedung Bumi Siliwangi UPI. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kerja sama yang telah terjalin selama satu dekade antara kedua perguruan tinggi, sekaligus menindaklanjuti penyelenggaraan International Communication Symposium yang sebelumnya diselenggarakan oleh Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) UPI.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari pimpinan kedua institusi yang menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era global. Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat kemitraan, kedua belah pihak membahas berbagai peluang pengembangan kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi sivitas akademika masing-masing universitas.
Pertemuan ini juga menjadi momentum istimewa untuk memperingati satu dekade hubungan kerja sama antara UPI dan UiTM. Selama sepuluh tahun terakhir, kedua institusi telah membangun kemitraan yang produktif melalui berbagai program akademik. Hubungan yang terjalin tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan memperluas jejaring akademik di tingkat regional maupun internasional.

Delegasi UiTM menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh UPI serta menyatakan optimismenya terhadap keberlanjutan kemitraan yang telah terjalin. Sementara itu, pihak UPI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kerja sama internasional yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, inovasi, dan daya saing global.

Melalui pertemuan ini, UPI dan UiTM kembali menegaskan tekad bersama untuk memperkuat sinergi kelembagaan serta menghasilkan berbagai program kolaboratif yang berdampak nyata bagi pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Peringatan satu dekade kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi yang semakin kokoh bagi kedua institusi dalam membangun kemitraan strategis yang berkelanjutan di masa mendatang. (Text: Aditya Jakapratama)
